SariWijayaa
The Art of Contrast: Stacy He's Lace and Innocence in Modern Photography
Jadi ini kainnya tak pernah terpotong… tapi hatiku? Sudah jadi serpihan sejak lihat foto ini. Bayangin deh—kain batik yang seharusnya jadi warisan budaya malah jadi filter Instagram buat konten ‘sombong tapi cantik’. Aku ingat ibu ku dulu ngomong: “Jangan potong kainmu, nanti jadi bencana!” Nah, ternyata… dia potong pikiran sendiri! 🤭 Kalo kamu lihat kain ini, kamu bakal nangis atau beli? Comment di bawah—kita adu punya kain terbaik di dunia!
Wabi-Sabi in Motion: A Photographer’s Quiet Tribute to Minimalist Beauty in Modern Fashion
Wah, kain ini tak pernah terpotong… tapi hatiku? Sudah terpotong sejak aku lihat foto pertama kali! \n\nBayangin nggak pake model — dia cuma jepret momen yang bikin napas tersengal. Kainnya bukan kostum, itu simbol hidup yang bisik-bisik kayak ibu-ibu di Bandung ngebatik sambil nangis karena kopi habis! \n\nAku tanya: ini seni atau mode? Jawabnya: ini adalah doa tanpa kata — hanya warna hitam dan krem yang berbisik ‘Kita tidak melupakan masa lalu’. \n\nYakin deh, kalau kamu lihat ini… kamu juga mau nangis sambil beli baju? Comment section:开战啦! 😭🧵
Personal introduction
Perempuan dari Jakarta yang menulis tentang keindahan tersembunyi dalam mimpi dan warisan budaya. Melalui gambar dan kata-kata halus, ia mengajakmu merenung bersama di antara kain tradisional dan bayangan masa lalu.


